TABEL MASADEPAN
Jumat, 05 Juli 2013
Kamis, 04 Juli 2013
Membuat Grafik pada Open Office Calc
Membuat Grafik pada Open Office Calc
Kemudian ikuti wizard tersebut:
Chart Type
Adalah jenis grafik yang akan dibuat. Misalnya: column, bar, pie, area, dll.
Masing-masing jenis grafik bisa juga dilihat dalam bentuk 3D, dengan cara
mengaktifkan 3D look.
Data Range
Adalah nilai yang akan ditampilkan dalam grafik. Karena dalam tahapan
sebelumnya kita telah memilih data (blok data), maka secara otomatis, data
range sudah terisikan dengan nilai cell yang kita blok tadi. Jika nilai Data
Range masih kosong, blok tabel data yang sudah dibuat. Pilih Data
series in column, dan aktifkan combo box First row as label
dan First column as label.
Data Series
Dalam contoh yang dibuat ini, tidak perlu melakukan pengaturan pada Data
Series. Data Series digunakan untuk mengatur nilai terutama jika ada lebih dari
satu jenis data yang akan ditampilkan dalam grafik.
Chart Elements
Adalah element-element yang akan digunakan untuk memberikan keterangan pada
grafik. Terdiri dari: title, subtitle, X axis, Y axis, legend, dll.
langkah-langkah
yang lebih singkat adalah:
- select data yang akan dibuat chartnya
- klik insert pada menubar
- pilih chart
- pilih chart type yang diinginkan
- klik Next
- pilih data range yang akan dibuat chartnya, pastikan first row as label & first column as label dalam keadaan aktif
- klik Next
- selesai
Rabu, 03 Juli 2013
CARA MEMBUA RUMUS DI LATEX
Buka aplikasi textmaker,kemudian pilih NEW.
Tampilan akan seperti dibawah ini:
Lalu tuliskan seperti di bawah ini:
\Documentclass{article} menentukan jenis settingan document,
article adalah jenis tulisan.
\begin {document} memulai document
Pm untuk ±
Frac untuk pembagian
Sqrt untuk akar
\\ untuk pindah halaman ke bawah
^ untuk pangkat
\end {center}
\end{document} akhir.
Lalu save dan Run
Hasilnya seperti dibawah ini:
Selasa, 02 Juli 2013
Wawancara Pandangan Hidup
Pandangan
hidup itu bersifat kodrati. Karena itu ia menentukan masa depan seseorang.
Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hidup
artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan,
petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil
pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat
hidupnya.
Untuk lebih
jelasnya, saya melakukan wawancara terhadap sahabat saya, berikut isi
percakapan wawancara kami :
AS : Andris Budiana
A : Ahmad Ramdani
AS : Selamat sore mad
A : Selamat sore dris, ada apa nih?
AS : Begini mad, saya ingin mengetahui
sedikit tentang pandangan hidup
Anda. Bagaimana menurut km ?
A : pandangan hidup menurut aku ialah suatu pola dasar berpikir yang bertujuan
sebagai acuan dalam berkehidupan. Pandangan hidup juga sebagai batasan didalam
diri saya dalam bertindak.
AS : Lalu sejak kapan km mempunyai pandangan hidup itu ?
A : Saya mempunyai pandangan hidup ketika
saya kelas 11 SMA menuju
kenaikan
kelas 12. Saat itu saya menyadari bahwa saya harus mempunyai pandangan hidup
jika saya ingin masuk universitas yang saya inginkan. Dan pada akhirnya saya
menemukan pandangan hidup yang akan menjadi tolak ukur dan patokan saya dalam
berkehidupan sampai sekarang.
AS :
Apa faktor yang melatarbelakangi terciptanya pandangan hidup dalam diri Anda ?
A :
Seperti yang saya katakan tadi, bahwa saya mempunyai keinginan yang besar untuk
masuk universitas yang saya inginkan. Apalagi universitas itu adalah
orang-orang yang terpilih dan yang terbaik yang disaring melalui ujian
diseluruh Indonesia. Untuk itu saya harus meningkatkan kualitas didalam diri
saya termasuk kualitas keintelektual serta keilmuan. Pandangan hidup menjadi
acuan saya untuk melakukan kedua hal tersebut.
AS : Lalu tujuan utama dari pandangan hidup Anda
itu apa sih ?
A : Pandangan hidup bagi saya suatu
hal yang mendasar dan menjadi suatu hal yang sangat penting karena pada awalnya
jika ingin mencapai cita-cita atau keinginan yang besar harus mempunyai
motivasi yang kuat. Hal ini menjadikan pandangan hidup yang saya terapkan
didalam diri saya sendiri.
AS :Jadi kesimpulan yang saya dapat, apakah
benar pandangan hidup Anda tersebut sebagai fokus Anda dalam berkehidupan ?
A : Iya tepat sekali. Tidak terarah
dan tidak disiplin dalam berkehidupan. Akibatnya dapat menimbulkan efek
negative yang bisa merusak diri kita, keluarga, dan masyarakat. Fokus adalah
kunci yang utama dan penting sebagai awal dari proses bertindak.
AS : Sekarang Anda menjadi seorang
mahasiswa, pada suatu saat apakah pandangan hidup Anda yang selama ini Anda
jalankan akan berubah seiring dengan kehidupan perkuliahan Anda?
A : Pasti berubah, Tetapi itu semua butuh
proses panjang dan tentunya pengalaman, karena pengalaman adalah guru yang
terbaik. Tetapi yang pasti pandangan hidup saya akan berubah kearah yang lebih
positif dan sempurna.
A : Itu cukup buat masukan terutama bagi
saya, Mungkin cukup sekian wawancara pada kali ini, ternyata waktu yang
memisahkan kita, terima kasih atas waktunya.
Dari wawancara saya dengan Ahmad Ramdani, saya dapat
menyimpulkan bahwa dia memiliki pandangan hidup, meski posisi dia sekarang
hanya sebagai Pramuniaga di toko Retail, dia tetap berjuang dengan seluruh
kemampuannya untuk sukses dan membahagiakan kedua orang tuanya.
Selasa, 06 Maret 2012
Gaya Hidup Moderen
Gaya Hidup Modern, Seks Bebas dan Narkoba
Oleh: Dahlia Krisnamurti
Gaya Hidup - Kamis, 26 Januari 2012 | 22:05 WIB
Apalagi penggunaan narkoba saat ini sudah sangat meluas. Malah penggunaan barang berbahaya itu sudah seperti mengisap permen. Mereka bisa menggunakan dengan bebas di ruang publik seperti kafe, hotel bahkan ruang terbuka.
Pastinya, mereka tidak takut tertangkap petugas, termasuk tak khawatir efeknya hanya gara-gara sebuah kenikmatan belaka.
Lantas, apa sebenarnya yang menjadi pemicu seorang terlebih kalangan berduit kecanduan narkoba selain karena 'kenikmatan' yang tiada tara ?
Mungkin 90%dari kasus di mana faktor keturunan tidak terlibat yang masuk ke dalam jebakan dari Kecanduan narkoba memiliki beberapa alasan antara lain:
Faktor emosional
Di Amerika kecenderungan untuk ledakan pada isu-isu kecil telah mengambil kenaikan curam. Para perilaku emosional laki-laki dan perempuan adalah mengambil bentuk yang tidak menentu hari demi hari. Hanya mempertimbangkan tingkat kasus bunuh diri dan mencari tahu pertumbuhannya.
Ini akan menjadi masalah shock ketika Anda benar-benar bisa tahu bahwa remaja atau orang jatuh pada kelompok remaja yang melakukan bunuh diri besar. Kasus perceraian juga meningkat.
Sebagai konsekuensi dari semua hal ini lebih banyak orang dan lebih dari generasi muda termasuk kalangan sosialita yang terlibat dalam kecanduan obat atau alkohol.
Keadaan pikiran
Departemen Kesehatan dan Pelayanan Manusia telah melakukan survei rinci untuk mengetahui bahwa berapa banyak adalah masalah mental yang terlibat dalam penyalahgunaan zat di Amerika.
Ini benar-benar menyedihkan untuk mengetahui bahwa lima puluh persen kasus gangguan psikologis telah menunjukkan laporan yang positif tentang penyalahgunaan narkoba.
Seks bebas
Faktor seksual telah menjadi trend terbaru untuk praktek-praktek budaya sakit seperti kecanduan narkoba dan alkohol. Berbagai jenis orientasi seksual dalam masyarakat lain adalah penyebab besar. Gaya hidup modern selalu melibatkan kaum berduit terjebak dalam prilaku seks bebas dan narkoba.
Naluri kriminal
Apakah kejahatan mempromosikan asupan obat atau kecanduan obat mengarah pada insting kriminal? Perbedaannya adalah sulit untuk menguraikan.
Tapi memang benar bahwa kecanduan narkoba memiliki hubungan erat dengan psikologi kriminal. Rekor saat ini statistik kriminal menunjukkan bahwa dari kejahatan besar yang dilakukan di seluruh negara 47% pecandu narkoba dan di bawah pengaruh alkohol. [mor]
Minggu, 04 Maret 2012
Pengaruh Teknologi Terhadap Perkembangan Anak
Pengaruh Teknologi Terhadap Perkembangan Anak
ASPEK-ASPEK PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
1. Pertumbuhan fisik.
Pertumbuhan fisik menggambarkan perubahan dalam penampilan fisik. Proses pertumbuhan telah dimulai sejak masa sebelum lahir sampai sesudah lahir. Pertumbuhan sebelum lahir merupakan pertumbuhan janin yaitu sejak terjadinya proses pembuahan dan berakhir pada saat kelahiran dimana kematangan biologis dan jaringan syarat" telah mampu berfungsi secara mandiri. Pertumbuhan setelah lahir merupakan proses lanjutan dari pertumbuhan sebelum lahir sampai dengan tercapainya bentuk fisik yang ideal Pertumbuhan fisik dan perkembangan fungsi biologis setiap individu mempunyai pola dan urutan yang teratur dan akan diikuti oleh perkembangan kemampuan mental spiritual dan perkembangan sosial.
2. Perkembangan kemampuan intelektual atau kognitif
Intelektual atau kemampuan berpikir berkembang sejalan dengan pertumbuhan syaraf otak, karena berpikir pada dasarnya menunjukkan fungsi otak.
3. Perkembangan bahasa
Fungsi bahasa adalah sebagai alat komunikasi . Untuk dapat berkomunikasi dengan orang lain individu harus bisa menguasai dua fungsi yang berbeda yaitu kemampuan menangkap maksud yang ingin dikomunikasikan orang lain dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain sedemikian rupa sehingga dapat dimengerti oleh orang lain. Komunikasi dapat dilakukan dalam setiap bentuk bahasa : tulis, lisan, isyarat, ungkapan musik, artistic dan sebagainya, tetapi dalam banyak hal bahasa lisan merupakan alat komunikasi yang paling efisien. Perkembangan bahasa berkaitan erat dengan kematangan syaraf dan alat bicara serta Hngkungannya. Dimulai pada masa bayi belajar mengucapkan kata-kata, membangun kosa kata dan membuat kalimat, makin bertambah usia akan makin terampil bicara dan seinng dengan perkembangan intelektualnya individu akan mampu meningkatkan pengertian dan pemahaman isi pembicaraan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan bahasa :
a. Umur. Manusia bertambah umur akan semakin matang pertumbuhan fisiknya, bertambah pengalaman dan meningkat kebuiuhannya. Bahasa akan berkembang sejalan dengan pertambahan pengalaman dan kebutuhannya.
b. Kondisi lingkungan. Lingkungan tempat anak tumbuh dan berkembang memberi andil yang cukup besar dalam berbahasa. Lingkungan yang peduli dan penuh kasih sayang akan memacu perketnbangan bahasa dengan baik
c. Kecerdasan anak. Untuk meniru lingkungan tentang bunyi atau suara, gerakan dan mengenal tanda-tanda memerlukan kemampuan motorik yang baik. Kemampuan motorik seseorang berkorelasi positif dengan kemampuan intelektual atau tingkat berpikir.
d. Status sosial ekonomi keluarga. Keluarga yang berstatus ekonomi baik akan lebih mampu menyediakan fasilitas yang baik untuk merangsang
perkembangan bahasa anak.
e. Kondisi fisik. Kondisi yang dimaksud adalah kesehatan anak. Kondisi cacat pada organ-organ yang berhubungan dengan kemampuan berbicara akan mengganggu perkembangan bahasanya.
4. Perkembangan sosio-emosional
Manusia sebagai mahluk sosial akan selalu membutuhkan orang lain dalam hidupnya. Perkembangan sosial tumbuh dari hubungan individu dengan orangtua atau orang lain di dalam keluarganya, kemudian diperluas ke luar rumah atau keluarganya. Peranan orangtua sangat penting dalam mengontrol dan memberi pujian atas tingkah laku anak yang baik, memberikan tanggungjawab yang diperlukan dan mengharapkan anak-anak bertindak dengan cara-cara yang lebih matang. Diawali dengan hubungan dengan teman sebaya, anak dapat menilai dirinya sendiri, menyampaikan pendapat mereka dan berdiskusi tentang pandangan mereka yang berbeda.Konflik dengan teman akan membuat mereka melihat bahwa teman lain mempunyai pikiran, perasaan dan pandangan yang berbeda.
Dari pengalaman-pengalaman mereka akhirnya mereka mengenal kehidupan bersama, kehidupan bermasyarakat.
Emosi merupakan gejala perasaan yang disertai dengan perubahan atau peri laku fisik, seperti marah yang ditunjukkan dengan teriakan keras dan sebagainya. Perkembangan emosi berawal pada masa kanak-kanak, pada umumnya menunjukan emosi marah, takut, cemburu, ingin tahu, iri hati, gembira, sedih dan kasih sayang. Dengan bertambahnya umur emosi-emosi tersebul dapat dikendalikan.
1. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan sosial.
a. Keluarga. Sebagai lingkungan pertama yang ditemui oleh anak sangat berpengaruh dalam perkembangan sosialnya
b. Kematangan . Bersosialisasi memerlukan kematangan fisik dan psikis. Untuk mampu mempertimbangkan dalam proses sosial, memberi dan .menerima pendapat orang lain memerlukan kematangan intelektual dan emosional
c. Status sosial ekonomi. Masyarakat sering memandang anak bukan sebagai anak yang independent akan tetapi akan dipandang dalam konteksnya yang utuh dalam keluarga anak itu. Oleh karena itu secara tidak langsung dalam pergaulan anak, masyarakat dan kelompoknya akan memperhitungkan norma yang berlaku dalam keluarganya dan sering pula anak akan senantiasa menjaga status sosial dan ekonomi keluarganya., sehingga akan muncul kelompok elit yang eksklusif.
d. Pendidikan. Pendidikan merupakan proses sosialisasi anak yang terarah untuk lebih mengenal norma-norma kehidupan yang lebih luas dan benar.
e. Kapasitas mental : emosi dan inteligensi. Kemampuan berpikir, kemampuan mengendalikan emosi dan berbahasa yang baik sangat menentukan keberhasilan dalam bersosialisasi.
Menurut Stein,Steven J, "Kebahagiaan adalah produk sampingan dan/atau barometer yang menunjukkan derajat kecerdasan dan kinerja emosional kita". '
Dart hal ini dapat dikatakan orang yang mempunyai derajat rendah dapat menderita depresi/frustasi. Dikalangan remaja bila terjangkit depresi/frustasi mereka akan menyalurkan ke hal-hal yang bersifat negatif yang dapat merugikan dirinya, keluarga serta lingkungan. Frustasi adalah keadaan bating seseorang, ketidak seimbangan dalam jiwa, suatu perasaan tidak puas karena hasrat/dorongan yang tidak dapat terpenuhi, 2
Tetapi hal ini tidaklah semua remaja/orang akan bersikap seperti itu, kekayaan tidak selalu berarti kebahagiaan, apabila mereka bisa menetapkan sasaran yang membuat hidup lebih bermakna dan dapat membuat tetap aktif lahir dan batin. Factor lingkungan sosial juga dapat berperan dalam pengaruh emosional seseorang yang diantaranya pengaruh teman pergaulan, dan apabila teman pergaulannya dan kalangan tertentu, teman pergaulan dari kalangan tertentu bias juga membanggakan diri mereka, tetapi teman pergaulan dari kalangan tertentu tersebut juga mempunyai gaya hidup yang tertentu pula, apabila dia mengikufi tetapi tidak mempunyai modal ataupun orang tua yang tidak mampu memenuhinya maka akan berdampak kurang baik pada diri siswa tersebut.
Kebutuhan Anak / Siswa
Pemenuhan kebutuhan siswa, di samping bertujuan untuk memberikan materi kegiatan setepat mungkin, juga materi pelajatran yang sudah disesuaikan kebutuhan. Dengan demikian akan membantu anak / siswa dalam proses belajar –mengajar. Adapun yang menjadi kebutuhan siswa antara lain :
Kebutuhan jasmaniah
Hal ini berkaitan dengan tuntutan siswa yang bersifat jasmaniah.,
Kebutuhan sosial
Pemenuhan keinginan saling bergaul sesama siswa dan guru serta orang lain,. Dalam hal ini sekolah harus dipandang sebagai lembaga tempat para siswa belajar, bergaul dan beradaptasi dengan lingkungan seperti, bergaul sesama teman dengan jenis kelamin yang berbeda, suku bangsa, agama, status sosial dan kecakapan.
Kebutuhan Intelektual
Setiap siswa tidak sama dalam hal minat untuk mempelajari suatu Ilmu pengetahuan.
(Sardiman A. M Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar hal . 111 – 112
Adapun karateristik siswa yang dapat mempengaruhi kegiatan belajar siswa dapat disebutkan sebagai berikut :
A. Latar belakang pengetahuan dan taraf pengetahuan
B. Gaya belajar
C. Usia kronologi
D. Tingkat kematangan
E. Spektrum dan ruang lingkup minat
F. Lingkungan sosial ekonomi
G. Hambatan - Hambatan lingkungan dan kebudayaan
H. Inteligensia
I. Keselerasan dan attitude
J. Prestasi belajar
K. Motivasi
TEKNOLOGI INFORMASI
Standar fisik dan jumlah peserta didik tanpa kualitas yang memadai tidak akan mendapat tempat secara signifikan dalam perkembangan global. Dalam era revolusi teknologi informasi, standar kualitas global harus menjadi perhatian tanpa mengesampingkan kearifan lokal masyarakat. Kalau CNN dapat kita nikmati dari seluruh pelosoktanah air, sebentar lagi berbagai penyedia jasa pendidikan dari seluruh dunia akan berbuat yang sama. Sebagai perputaran uang, modal dan barang, sebentar lagi ilmu pengetahuan bisa dijajakan ke seluruh pelosok bumi. Di situ, pendidikan nasional harus bersaing dengan kecenderungan global.Apakah pendidikan nasional hanya akan mensuplai lapangan kerja nasionalatau juga global, itupun dengan catatan lapangan kerja nasional yang seperti apa yang akan disuplai oleh system pendidikan nasional kita. Tanpa kesadaran kompetitif global ini, jangan- jangan pendidikan nasional kita hanya akan memenuhi lapisan paling bawah dari struktur tenaga kerja global.
Indonesia sangat tertinggal dengan Negara lain khususnya masalah pendidikan. Di tahun 1970 – 1990 negara seperti Malaysia, Singapura banyak mengirim siswa mereka untuk bersekolah di Indonesia. Bahkan guru dan Dosen kita banyak yang dipanggil untuk mengajar di sana.
Sekarang.. 16 tahun kemudian … Negara kitalah yang banyak mengirim siswa kita ke sana. Apa sih sebenarnya yang salah dalam pendidikan kita….?!! Banyak … tapi salah satunya adalah masalah Teknologi Informasi yang diterapkan di Negara kita. Dengan anggaran yang sedikit (pas- pasan ) maka kita tidak bisa dengan mudah menerapkan teknologi dengan baik. Lihat saja, banyak guru – guru kita yang GAptek (gagap Teknologi) sehingga membuat wawasan mereka tidak meluas (bahkan mennyempit) para guru kita ini rata- rata mereka masih enggan untuk mempelajari teknologi. Karena apabila ditanya mereka akan jawab itu bukan bidang saya…???!! Sungguh sangat menyedihkan.
Kita masih bisa berbangga pada putra –putri kita, karena di tahun ini Negara kita berhasil merebut juara 1 (umum) lomba Olimpiade Fisika tingkat Internasional. Mengalahkan Negara maju seperti Cina , Jepang USA dan lainnya.
Pemerataan pendidikan juga merupakan problem utama sehingga terjadi kesenjangan social yang sangat jauh. Perhatikan sekolah – sekolah yang memiliki fasilitas lengkap, pasti muridnyapun berasala dari golongan menengah atas, karena biaya pendidikannya tidak murah. Lalu lihatlah sekolah yang dipinggir kota dengan fasilitas minim …
Pada sekolah- sekolah yang memiliki fasilitas lengkap akan membuat siswa/ muridnya merasa nyaman disekolah sehingga materi yang diajarkanpun lebih kreatif. Apalagi dengan teknologi computer yang mereka miliki.. maka wawasan merekapun akan bertambah luas, sehingga menimbulkan daya kreativitas yang baik pula.
Meningkatnya daya kreativitas mereka dikarenakan mereka lebihg terbuka dalam menerima informasi (yang sebelumnya hanya bisa dilihat dibuku dan diterangkan guru) via Internet. Mencari berbagai informasi di dunia maya dan mengadopsinya di sini (tentunya yang positip).
Kecepatan teknologi informasi inilah yang membuat Negara seperti Malaysia dan singapura mengalami kemajuan dengan pesat, karena mereka telah melakukan cara ini lebih dahulu.
Dengan computer, kreativitas anak semakin terasah, karena mereka menjadi memiliki sebuah imajinasi yang terus berkembang.
Teknologi lainnya adalah Hanphone (HP), suatu alat/ benda komunikasi yang sekarang ini memiliki fungsi yang banyak, disamping telepon, menulis surat, Internet, Email, Chatting dan Foto. Sehinga semua lebih mudah dan hanya dalam satu genggaman.
KESIMPULAN
1. Dengan Teknologi informasi maka anak didik (siswa) akan lebih memiliki kreativitas yang tinggi.
2. Peningkatan Sumber Daya Manusia khususnya pengajar harus ditingkatkan (dan tidak ada yang Gagap Teknologi)
3. Peningkatan Anggaran Pendidikan baik dari Negara, maupun pemerintah daerah setempat. Sehingga tidak membuat kreativitas siswa terhambat karena minimnya dana yang disediakan
4. Sumber Informasi tidak memakai buku saja tapi juga Internet .
5. Dengan pemakaian computer imajinasi siswa akan lebih berkembang sehingga menimbulkan kreativitas bagi mereka.
6. tentunya para pengajar harus bisa memilah informasi yang baik, sehingga para murid tidak terkena dapak negatip dari perkembangan teknologi.
DAFTAR PUSTAKA
1. Sardiman A. M Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Cetakan 1987
2. Dr. Nanang Fattah, Ekonomi dan pembiayaan pendidikan, Cet 1, 2000, PT Remaja Rosdakarya – Bandung
3. Stein,Steven ]. Ledakan EQ : 15 Prinsip dasar kecerdasan emosional meraih sukses.
4. Kaifa.Bandung. 2002. hal. 237 2 M. Ngalim P. Psikologi Pendidikan.Remaja Rosdakarya.Bandung.cetakan 1. 1996.
5. Widyawarta November 2000 - 1Untuk kalangan sendiri No. 69/THN.XII - November 2000
PENGARUH TEKNOLOGI
TERHADAP PERKEMBANGAN
DAYA KREATIVITAS SISWA
OLEH :
FIDI HANDOKO, SE.
Langganan:
Komentar (Atom)








