Kamis, 30 Oktober 2014



Kue Brownise

Latar Belakang       
Usaha adalah sesuatu bentuk yang dapat menghasilkan uang dan dapat meningkat kan taraf hidup seseorang untuk lebih baik. Suatu badan usaha yang kita jalankan dapat menghasilkan laba, atau pendapatan yang semaksimal mungkin, kita menyelenggarakan usaha yang bermanfaat dan menguntungkan dalam kesejahteraan hidup.
Aktifitas perdagangan, merupakan suatu komponen ekonomi dan merupakan sarana untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, maka saya berinisiatif untuk membuka usaha rumah tangga yang bergerak dibidang produksi kue brownise.

Tujuan Usaha 
Makanan adalah salah satu jenis usaha yang tak pernah mati. Dengan modal tidak terlalu besar dalam mengawalinya mungkin jenis ini bisa diperhitungkan, serta untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Pemasarannya pun jelas, bisa dengan penitipan ke warung,dll.

Untuk memulai usaha dibidang makanan anda harus memperhatikan:
Lokasi
Keuntungan lain usaha ini adalah anda tidak perlu mengeluarkan biaya sewa tempat. Karena anda bisa mengerjakannya di rumah dengan memakai peralatan dapur yang sudah ada. Anda bisa saja menitip jualkan pada warung yang sudah ada. Jadi anda tidak usah dipusingkan dengan urusan lokasi.

Pemasaran
Promosi sangat di perlukan dalam setiap usaha, khususnya usaha seperti ini. Pada kemasan atau pembungkus tersebut bisa juga anda mencantumkan alamat dan nomor telepon sehingga memudahkan calon pelanggan untuk memesan produk anda. menjaga kebersihan dan membina hubungan baik denagn para pelanggan, merupakan modal keberhailan pemasaran usaha anda.

Modal Usaha
Selain modal untuk memulai usaha ini, sebaiknya anda mempunyai keterampilan, pengetahuan tentang produk, keberanian untuk menjual, pengetahuan dimana tempat membeli bahan baku ang baik dan murah, memasang target penjualan, berani berkreasi setiap waktu agar produk tetap selau up to date. Setelah anda mempunyai pengetahuan yang cukup, selanjutnya tinggal menyiapkan peralatan untuk memproduksi, seperti oven, mixer, aneka cetakan,loyang dan peralatan tambahan lainnya. Adapun biaya pengeluaran untuk peralatan tersebut bisa bekisar antara Rp. 500 ribu – Rp. 1 juta, tergantunga dari kebutuhan anda. Sedangkan untuk bahan bakunya anda tinggal menyiapkan tepung, gula, telur, dan aneka bahan lainnya yang di butuhkan.
Biasanya kue Brownise di jual mulai dari harga Rp. 25.000 s/d Rp. 50.000. Tinggal bagaimana anda ingin membesarkan usaha ini. Dengan keuletan niscaya usaha ini cukup berpotensi.



Produksi
            Untuk produksi hanya dilakukan oleh keluarga.

Tips berbisnis makanan :
• Pengenalan dan Penjajakan
• Harus Enak
• Tampilan Menarik
• Pelayanan
• Lakukan Promosi
• Mengatur Keuangan




Jumat, 10 Oktober 2014

Grafik Kom & Pengolahan Citra



ALGORITMA GARIS
Algoritma garis adalah algoritma untuk menentukan lokasi pixel yang paling dekat dengan garis sebenarnya. Ada beberapa algoritma untuk menggambar garis, salah satunya yaitu:

Algoritma  Digital  Differential  Analyzer  (DDA)  adalah  algoritma  pembentukan  garis  berdasarkan  perhitungan  dx maupun  dy  dengan menggunakan  rumus  dy  = m.dx.  Garis  dibuat  dengan  menentukan  dua  endpoint  yaitu  titik  awal  dan  titik  akhir.  Setiap  koordinat titik yang membentuk garis diperoleh dari perhitungan kemudian dikonversikan  menjadi nilai integer.
Keuntungan  dari  algoritma  ini  adalah  tidak  perlu  menghitung  koordinat  berdasarkan  persamaan  yang  lengkap  (menggunakan  metode  offset).  Sedangkan  kerugiannya adalah adanya akumulasi Round-off errors,  sehingga garis akan melenceng  dari garis lurus, selain itu operasi round-off juga menghabiskan waktu.

DDA adalah algoritma pembentukan garis berdasarkan perhitungan x dan y, menggunakan rumus y = m. x. Garis dibuat dengan menentukan dua endpoint yaitu titik awal dan titik akhir. Setiap koordinat titik yang membentuk garis diperoleh dari perhitungan, kemudian dikonversikan menjadi nilai integer. Langkah-langkah pembentukan menurut algoritma DDA, yaitu :
1. Tentukan dua titik yang akan dihubungkan.
2. Tentukan salah satu titik sebagai titik awal (x0, y0) dan titik akhir (x1, y1).
3. Hitung x = x1 - x0 dan y = y1 - y0. 4.
    Tentukan step, yaitu jarak maksimum jumlah penambahan nilai x maupun nilai y dengan cara :
    bila nilai | y| > | x| maka step = nilai | y|. bila tidak maka step = | x|.
5. Hitung penambahan koordinat pixel yaitu x_increment = x / step dan y_increment = y / step.
6. Koordinat selanjutnya (x+x_incerement, y+y_increment).
7. Posisi pixel pada layer ditentukan dengan pembulatan nilai koordinasi tersebut.
8. Ulangi step 6 dan 7 untuk menentukan posisi pixel selanjutnya, sampai x = x1 dan y = y

Untuk menggambarkan algoritma DDA dalam pembentukan suatu garis yang menghubungkan titik (10,10) dan (17,16), pertama-tama ditentukan dx dan dy, kemudian dicari step untuk mendapatkan x_increment dan y_increment.
deltax = x1 - x0 = 17-10 = 7
deltay = y1 - y0 = 16 -10 = 6
selanjutnya hitung dan bandingkan nilai  absolutnya.
|deltax| = 7 
|deltay| = 6
karena |deltax| > |deltay|, maka step = |deltax| = 7, maka diperoleh :
x_inc = 7/7= 1
y_inc = 6/7 = 0,86


Setelah kita mengetahui teori Algoritma garis DDA langsung saja kita praktekkan ke program.
 

Implementasi Membuat garis dengan DDA adalah sebagai berikut.
Hasilnya akan tampak seperti gambar berikut :




Selasa, 18 Maret 2014



PENGALAMAN BERORGANISASI
Saya pertama kali mengikuti organisasi saat duduk di bangku sekolah menengah atas, kegiatan extrakulikuler  yang ada di sekolah saya hanya sedikit diantaranya pramuka, paskibra, PMR dan marching band.
Seluruh kelas 10 harus mengikuti salah satu extrakulikuler yang ada tidak boleh ada yang netral,  Awalnya saya mengikuti extrakulikuler marching band tapi ternyata kebanyakan anggotanya adalah perempuan, walaupun saya kurang nyaman saya tetap mengikuti latihan yang jadwalnya 2 hari dalam seminggu setelah pulang sekolah, saya mengikuti latihan hanya 3 minggu.
Saya memutuskan untuk pindah ke pramuka, di pramuka laki-lakinya lumayan banyak dan jadwal latihannyapun sama 2 hari dlm seminggu, tapi di pramuka setiap pulang sekolah selalu berkumpul untuk mendekatkan  para anggotanya agar semakin kompak, Kegiatan pramuka tidak sekedar mengenal sandi-sandi ataupun berkutat pada pembuatan simpul tali tetapi disini kita juga diajarkan bagaimana seorang untuk menjadi pribadi yang mandiri dan tidak manja, Menjadi seorang pramuka merupakan kebanggan karena kita juga dilatih menjadi pemimpin.
 Untuk menjadi seorang bantara tidak mudah, saya harus melalui pelantikan-pelantikan yang lumayan keras, tapi semuanya sangat menyenangkan bahkan sampai sekarang masih teringat akan hal tersebut.
Ini adalah cerita pengalaman berorganisasi saya, meski tidak banyak  organisasi yang saya ikuti namun cukup untuk membentuk karakter saya.

Senin, 17 Maret 2014



ORGANISASI YANG ADA DI LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL

Organisasi yang ada di lingkungan tempat tinggal saya adalah sebagai berikut:
1. Rukun Tetangga (RT)
    Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sekitarnya. 
Misalnya, pelayanan pembuatan KTP, atau urusan administrasi lainnya.

2. Rukun Warga (RW)
    RW merupakan gabungan dari beberapa RT. RW dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat  yang tinggal di wilayah RW tersebut. RW dipimpin oleh seorang ketua RW yang dipilih oleh ketua-ketua RT atau perwakilan dari warga RT yang tergabung dalam wilayah RW tersebut.

3. Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
    Badan Permusyawaratan Desa (BPD) adalah sebuah lembaga yang dibentuk untuk membantu pengaturan dan penyelenggaraan pemerintahan desa. Tugasnya membuat dan melaksanakan peraturan desa, menyusun anggaran pendapatan dan belanja desa, menampung dan menyalurkan aspirasi rakyat.

4. Karang Taruna
    Karang Taruna adalah organisasi para pemuda atau remaja yang ada di desa atau kelurahan. Karang taruna berfungsi sebagai wadah pembinaan para pemuda desa atau kelurahan tersebut. Tugas utamanya berkaitan dengan kegiatan-kegiatan positif seperti kesenian, olahraga, bakti sosial.

5. Yayasan
    Yayasan merupakan organisasi sosial yang didirikan masyarakat untuk kegiatan yang bersifat sosial, misalnya panti anak yatim piatu, majelis taklim, dan yayasan pendidikan.

6. Posyandu
    Pos Layanan Terpadu (Posyandu) didirikan oleh masyarakat untuk memberikan layanan terpadu kepada warga masyarakatnya, khususnya kesehatan balita. Kegiatan di posyandu meliputi pemeriksaan kesehatan bayi, penimbangan bayi, pemberian makanan tambahan.

Selasa, 07 Januari 2014

Konflik Organisasi

Konflik organisasi
konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikansebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusahamenyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. perbedaan perbedaantersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lainsebagainya. Dengan dibawasertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajardalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanyaatau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itusendiri.Konflik bertentangan dengan integrasi. Konflik dan Integrasi berjalan sebagai sebuah siklus di masyarakat. Konflikyang terkontrol akan menghasilkan integrasi. sebaliknya, integrasi yang tidak sempurna dapat menciptakan konflik.
Definisi konflik Ada beberapa pengertian konflik menurut beberapa ahli.Menurut Taquiri dalam Newstorm dan Davis (1977), konflik merupakan warisan kehidupan sosial yang bolehberlaku dalam berbagai keadaan akibat daripada berbangkitnya keadaan ketidaksetujuan, kontroversi danpertentangan di antara dua pihak atau lebih pihak secara berterusan.Menurut Gibson, et al (1997: 437), hubungan selain dapat menciptakan kerjasama, hubungan saling tergantungdapat pula melahirkan konflik. Hal ini terjadi jika masing  masing komponen organisasi memiliki kepentingan atautujuan sendiri  sendiri dan tidak bekerja sama satu sama lain.Menurut Robbin (1996), keberadaan konflik dalam organisasi dalam organisasi ditentukan oleh persepsi individuatau kelompok. Jika mereka tidak menyadari adanya konflik di dalam organisasi maka secara umum konfliktersebut dianggap tidak ada. Sebaliknya, jika mereka mempersepsikan bahwa di dalam organisasi telah ada konflikmaka konflik tersebut telah menjadi kenyataan.Dipandang sebagai perilaku, konflik merupakan bentuk minteraktif yang terjadi pada tingkatan individual,interpersonal, kelompok atau pada tingkatan organisasi (Muchlas, 1999). Konflik ini terutama pada tingkatanindividual yang sangat dekat hubungannya dengan stres.Menurut Minnery (1985), Konflik organisasi merupakan interaksi antara dua atau lebih pihak yang satu sama lainberhubungan dan saling tergantung, namun terpisahkan oleh perbedaan tujuan.Konflik dalam organisasi sering terjadi tidak simetris terjadi hanya satu pihak yang sadar dan memberikan responterhadap konflik tersebut. Atau, satu pihak mempersepsikan adanya pihak lain yang telah atau akan menyerangsecara negatif (Robbins, 1993).Konflik merupakan ekspresi pertikaian antara individu dengan individu lain, kelompok dengan kelompok lainkarena beberapa alasan. Dalam pandangan ini, pertikaian menunjukkan adanya perbedaan antara dua atau lebihindividu yang diekspresikan, diingat, dan dialami (Pace & Faules, 1994:249).Konflik dapat dirasakan, diketahui, diekspresikan melalui perilaku-perilaku komunikasi (Folger & Poole: 1984).Konflik senantisa berpusat pada beberapa penyebab utama, yakni tujuan yang ingin dicapai, alokasi sumber sumber yang dibagikan, keputusan yang diambil, maupun perilaku setiap pihak yang terlibat (Myers,1982:234-237;Kreps, 1986:185; Stewart, 1993:341).Interaksi yang disebut komunikasi antara individu yang satu dengan yang lainnya, tak dapat disangkal akanmenimbulkan konflik dalam level yang berbeda  beda (Devito, 1995:38

Source : http://www.scribd.com/doc/53322097/Konflik-organisasi